Rabu, 07 Juli 2010

Demam Berdarah Dengue (DBD)

A. Definisi DBD
Demam dengue adalah penyakit infeksi akut yang sering kali muncul dengan gejala sakit kepala, sakit pada tulang, sendi dan otot, serta ruam merah pada kulit. Demam Berdarah Dengue (DBD) sendiri ditandai dengan empat manifestasi klinik yang utama yaitu demam tinggi, pendarahan, pembengkakan hati dan pada beberapa kasus yang parah terjadi kegagalan sirkulasi darah. Penyakit DBD adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui perantara vektor nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus yang ditandai dengan demam mendadak 2 – 7 hari tanpa penyebab yang jelas, lelah/lesu, gelisah, nyeri pada ulu hati, disertai dengan pendarahan pada kulit berupa bintik-bintik (ptechiae), lebam (echymosis) atau ruam (pupura). Kadang-kadang terjadi mimisan, muntah darah, kesadaran menurun atau rejan (shock). Penyakit ini merupakan salah satu masalah kesehatan yang utama karena dapat menyerang semua golongan umur dan menyebabkan kematian khususnya pada anak dan kejadian luar biasa ( wabah). Namun dalam decade terakhir terlihat adanya kecenderungan kenaikan proporsi penderita DBD pada orang dewasa.

B. Etiologi
Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang termasuk dalam genus Flavivirus grup famili Togaviridae. Virus ini mempunyai ukuran diameter sebesar 30 nanometer dan terdiri dari 4 serotip, yakni dengue (DEN) 1, DEN 2, DEN 3 serta DEN 4. virus yang ditularkan pada manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, pada suhu 30 0C memerlukan 8 – 10 hari untuk menyelesaikan masa inkubasi ekstrinsik dari lambung sampai kelanjar ludah nyamuk tersebut. Sebelum demam muncul pada manusia, virus tersebut terlebih dahulu berada dalam darah 1 – 2 hari. Selanjutnya penderita berada dalam kondisi viremia selama 4-7 hari.

C. Penularan
Virus dengue (arbovirus) ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti betina. Dapat pula melaui gigitan nyamuk Aedes albopictus, namun di daerah perkotaan nyamuk tersebut bukan vektor utama. Sekali terinfeksi oleh arbovirus, maka seumur hidup nyamuk akan tetap terinfeksi dan dapat terus menularkan virus tersebut ke manusia. Nyamuk betina yang terinfeksi juga dapat menurunkan virus ke generasi berikutnya dengan cara tranmisi transovarial. Akan tetapi hal tersebut jarang terjadi dan tidak berpengaruh signifikan pada penularan ke manusia. Host dari virus yang paling utama adalah manusia, walaupun ada beberapa penelitian yang menyebutkan bahwa virus juga ditemukanpada monyet. Virus dengue bersirkulasi dalam tubuh manusia selama 2-7 hari atau selama demam terjadi. Dalam waktu 4-7 hari, virus dengue di tubuh penderita dalam keadaan viremia danpada masa itulah penularan terjadi. Apabila penderita digigit oleh nyamuk penular, maka virus dengue juga akan terhisap dalam tubuh nyamuk. Virus tersebut kemudian berada dalam lambung nyamuk dan akan memperbanyak diri selanjutnya akan berpindah ke kelenjar ludah nyamuk. Proses tersebut memakan waktu 8-10 hari sebelum virus dengue dapat ditularkan kembali ke tubuh manusia melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi. Lama waktu yang dibutuhkan selama masa inkubasi ekstrinsik ini tergantung pada kondisi lingkungan, terutama factor suhu udara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar